Panduan Lengkap Niat Salat Tarawih dan Witir Ramadan 2026 untuk Semua Jamaah

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:32:04 WIB
Panduan Lengkap Niat Salat Tarawih dan Witir Ramadan 2026 untuk Semua Jamaah

JAKARTA - Bulan Ramadan menghadirkan kesempatan istimewa untuk meningkatkan ibadah malam melalui salat Tarawih. Tak hanya di masjid, salat ini bisa dilakukan di rumah dengan niat yang tepat sesuai peran masing-masing.

Salat Tarawih merupakan bagian dari ibadah qiyamul lail yang khas di bulan Ramadan. Dengan memahami niat yang benar, setiap rakaat menjadi lebih bermakna dan diterima Allah SWT.

Niat Salat Tarawih sebagai Makmum

Bagi yang mengikuti imam di masjid, niat Tarawih harus disesuaikan sebagai makmum. Bacaan niatnya: "Ushalli sunnatat tarawiihi rak'ataini mustaqbilal qiblati ma'muman lillahi ta'ala".

Artinya: “Aku niat salat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala.” Niat ini menegaskan tujuan ibadah dan kedisiplinan saat mengikuti jamaah.

Niat Salat Tarawih sebagai Imam

Jika menjadi imam, bacaan niatnya berbeda agar sesuai peran memimpin jamaah. Bacaan niat: "Ushalli sunnatat tarawiihi rak'ataini mustaqbilal qiblati imaman lillahi ta'ala".

Artinya: “Aku niat salat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta'ala.” Menjadi imam membutuhkan tanggung jawab menjaga kekhusyukan jamaah.

Salat Tarawih Sendiri (Munfarid)

Bagi yang salat sendirian di rumah, niat Tarawih disesuaikan tanpa kata makmum atau imam. Bacaan niatnya: "Ushalli sunnatat tarawiihi rak'ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta'ala".

Artinya: “Aku niat salat sunnah Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala.” Sholat sendiri tetap sah dan dapat menambah pahala jika dilakukan dengan niat tulus.

Niat Sholat Witir Penutup Ibadah Malam

Salat Witir menutup rangkaian ibadah malam dengan jumlah rakaat ganjil. Untuk 2 rakaat sebagai makmum, niatnya: "Ushalli sunnatal witri rak'ataini mustaqbilal qiblati ma'muman lillahi ta'ala".

Artinya: “Aku niat salat sunnah Witir dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala.” Sedangkan untuk 1 rakaat, bacaan niatnya: "Ushalli sunnatal witri rak'atan mustaqbilal qiblati ma'muman lillahi ta'ala".

Jika sholat sendiri, kata “ma’muman” diganti menjadi “lillahi ta’ala” saja. Dengan niat ini, salat Witir tetap sah dan menjadi penutup ibadah malam yang sempurna.

Tips Menjalankan Tarawih dan Witir dengan Khusyuk

Menjaga konsistensi waktu dan niat sangat penting agar ibadah malam lebih afdhal. Baik berjamaah maupun sendirian, fokus pada bacaan dan gerakan salat membantu hati lebih khusyuk.

Selain itu, melaksanakan salat di rumah saat berhalangan ke masjid tetap mendapatkan pahala. Dengan memahami niat dan jumlah rakaat sesuai aturan, setiap muslim bisa menunaikan Tarawih dan Witir secara maksimal.

Terkini