KUR Mikro BNI 2026 Tanpa Agunan Jadi Pilihan UMKM Mendapatkan Modal Kerja Cepat

Kamis, 26 Februari 2026 | 10:14:56 WIB
KUR Mikro BNI 2026 Tanpa Agunan Jadi Pilihan UMKM Mendapatkan Modal Kerja Cepat

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat dukungannya terhadap sektor UMKM pada 2026. Melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR), BNI menyediakan kemudahan akses pembiayaan modal kerja dan investasi.

Pengajuan KUR BNI dapat dilakukan sepenuhnya secara daring tanpa memerlukan jaminan tambahan untuk plafon tertentu. Hal ini menjadi keuntungan besar bagi pelaku usaha pemula yang belum memiliki aset memadai.

Plafon dan Suku Bunga KUR Mikro BNI

Pelaku usaha dapat mengajukan KUR Mikro BNI dengan plafon mulai Rp10 juta hingga Rp100 juta. Suku bunga efektif maksimum ditetapkan enam persen per tahun, memberikan cicilan yang terjangkau.

Keunggulan utama dari skema ini adalah tidak adanya persyaratan agunan tambahan. Kondisi ini sangat meringankan bagi UMKM yang ingin memulai usaha tanpa risiko besar.

Syarat Pengajuan KUR Mikro BNI 2026

Berdasarkan kebijakan terbaru, calon debitur harus memenuhi beberapa syarat utama. Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah dan usaha telah berjalan minimal enam bulan.

Debitur tidak boleh sedang menerima Kredit Produktif dan Kredit Program di luar KUR dari bank atau lembaga pembiayaan. Mereka juga harus bebas dari catatan macet di SLIK Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

KUR tetap bisa diajukan meski sedang memiliki KPR, KKB, atau kartu kredit, asalkan dalam kondisi lancar. Hal ini memberi fleksibilitas bagi pelaku usaha yang telah memiliki kredit produktif lain.

Dokumen yang Diperlukan untuk Pengajuan KUR

Debitur wajib menyiapkan beberapa dokumen penting saat mengajukan KUR. Dokumen tersebut antara lain KTP elektronik, KK, dan NIB atau izin usaha resmi.

Untuk kredit di atas Rp100 juta, fotokopi dokumen jaminan harus dilampirkan. Sedangkan untuk KUR dengan plafon lebih dari Rp50 juta, NPWP juga menjadi persyaratan.

Tabel Simulasi Angsuran KUR Mikro BNI 2026

Plafon PinjamanTenor 12 BulanTenor 24 BulanTenor 36 BulanTenor 48 BulanTenor 60 Bulan
Rp10 jutaRp860.664Rp443.206Rp304.219Rp234.850Rp193.328
Rp50 jutaRp4.303.321Rp2.216.031Rp1.521.097Rp1.174.251Rp966.640
Rp100 jutaRp8.606.643Rp4.432.061Rp3.042.194Rp2.348.503Rp1.933.280

Simulasi ini memudahkan calon debitur menghitung cicilan bulanan sesuai plafon dan tenor yang dipilih. Hal ini penting untuk merencanakan cash flow usaha secara tepat.

Prosedur Pengajuan KUR BNI Secara Online

Debitur dapat mengakses situs eform.bni.co.id untuk pengajuan online. Proses dimulai dengan membaca syarat dan ketentuan serta memberikan persetujuan melalui kotak centang.

Setelah mengisi data pribadi dan informasi usaha, pihak BNI akan melakukan survei lokasi usaha dan wawancara bisnis. Keputusan kredit biasanya keluar dalam tiga hingga tujuh hari kerja, dan jika disetujui, debitur menandatangani perjanjian kredit.

Prosedur Pengajuan KUR BNI ke Kantor Cabang

Pengajuan secara offline dapat dilakukan di kantor cabang BNI sesuai domisili. Debitur harus membawa KTP, KK, SKU/NIB, dan dokumen usaha lainnya.

Setelah mengisi formulir pengajuan, bank melakukan verifikasi data dan wawancara. Jika disetujui, proses dilanjutkan ke penandatanganan akad dan pencairan dana.

Manfaat KUR Mikro BNI untuk UMKM

Dengan plafon yang fleksibel dan bunga rendah, KUR Mikro BNI menjadi solusi strategis bagi UMKM. Program ini membantu pelaku usaha memperoleh modal kerja dan investasi tanpa beban agunan tambahan.

Fasilitas ini juga mendukung ekspansi usaha, peningkatan kapasitas produksi, dan daya saing yang lebih kuat. BNI memastikan program KUR tersalurkan tepat sasaran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Terkini